BATULICIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah Bumbu mencatat jumlah pemilih dalam Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 mencapai 255.938 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 130.105 pemilih laki-laki dan 125. 833 pemilih perempuan yang tersebar di 12 kecamatan.
Ketua KPU Kabupaten Tanah Bumbu, Puryadi, Selasa (20/10/2026) mengatakan rekapitulasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan untuk memastikan data tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rekapitulasi PDPB Triwulan III 2026 itu dibahas dalam rapat pleno terbuka yang digelar pada Oktober 2026 beberapa Minggu kemarin.
Berdasarkan data rekapitulasi, Kecamatan Simpang Empat menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni 62.920 orang. Rinciannya terdiri atas 31.686 laki-laki dan 31.234 perempuan.
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Satui dengan 41.785 pemilih, terdiri atas 21.302 laki-laki dan 20.483 perempuan. Sementara itu, Kecamatan Kusan Hilir mencatat 25.358 pemilih, dengan rincian 12.541 laki-laki dan 12.817 perempuan.
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Satui dengan 41.785 pemilih, terdiri atas 21.302 laki-laki dan 20.483 perempuan. Sementara itu, Kecamatan Kusan Hilir mencatat 25.358 pemilih, dengan rincian 12.541 laki-laki dan 12.817 perempuan.
Di Kecamatan Sungai Loban, jumlah pemilih tercatat sebanyak 19.357 orang. Adapun Kecamatan Mantewe memiliki 19.324 pemilih dan Kecamatan Angsana sebanyak 17.679 pemilih.
Selanjutnya, Kecamatan Batulicin mencatat 16.759 pemilih, disusul Kecamatan Karang Bintang sebanyak 15.696 pemilih dan Kecamatan Kusan Tengah sebanyak 12.183 pemilih.
Adapun jumlah pemilih di Kecamatan Kusan Hulu tercatat sebanyak 9.405 orang, Kecamatan Kuranji 8.054 orang, serta Kecamatan Teluk Kepayang sebanyak 7.418 orang.
Secara keseluruhan, data tersebut mencakup 12 kecamatan dengan sebaran pemilih di desa dan kelurahan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Puryadi menjelaskan, jumlah pemilih pada PDPB Triwulan III 2026 mengalami peningkatan sekitar dua ribu orang lebih dibandingkan data tahun sebelumnya. Namun, angka pembanding secara rinci perlu merujuk pada dokumen rekapitulasi resmi periode sebelumnya.
Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilakukan untuk menjaga kualitas data pemilih di luar tahapan pemilu. Data tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang akurat dan berkualitas.
“Jadi, jumlah Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III ini keseluruhan sebanyak 255.938,” kata Puryadi.[jon












