Siti Hardianti Daftar Perdana Calon Kepala Desa PAW Muara Pagatan Tengah

BATULICIN – Proses pemilihan kepala desa antarwaktu (PAW) Desa Muara Pagatan Tengah, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, resmi dimulai. Salah satu figur perempuan inspiratif, Siti Hardianti, mencatatkan diri sebagai pendaftar pertama untuk masa jabatan 2025–2027.

Langkah Siti dalam mengikuti kontestasi ini bukan semata karena peluang politik, melainkan lahir dari dorongan hati dan kecintaannya terhadap tanah kelahiran. “Saya lahir dan besar di desa ini. Ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari hidup saya. Kini saatnya saya kembali, bukan hanya hadir, tetapi berkarya,” ungkapnya penuh keyakinan saat mendaftar.

Siti Hardianti dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak kepemimpinan mumpuni. Pengalamannya mencakup berbagai peran strategis di tingkat kabupaten, antara lain:

Putri Pariwisata Tanah Bumbu tahun 2016

Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Loban (2017–2019), memimpin 17 desa

Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji (2019–2020), membina 7 desa dan 1 desa persiapan

Ketua TP PKK Kecamatan Batulicin (2020–2021), membina 7 desa, 2 kelurahan, dan 1 desa persiapan

Ketua Unit Dharma Wanita Persatuan Dinas PMD Kabupaten Tanah Bumbu (2021–2025)

Bermodalkan pengalaman tersebut, Siti menawarkan lebih dari sekadar visi—ia menghadirkan kapasitas yang telah teruji. Ia pun tak melihat sisa masa jabatan dua tahun sebagai kendala dalam pengabdian. “Waktu boleh singkat, tetapi pengabdian tidak mengenal batas. Yang terpenting adalah niat yang tulus, ikhlas, dan fokus untuk masyarakat,” ujarnya tegas.

Dengan mengusung slogan “Berkarya untuk Rakyat,” Siti menyatakan komitmennya membangun Desa Muara Pagatan Tengah secara kolaboratif, transparan, dan progresif.

Sebagai informasi, pemilihan kepala desa antarwaktu di Desa Muara Pagatan Tengah akan diselenggarakan secara serentak pada 10 Mei 2025 bersama tiga desa lainnya, yakni Desa Manunggal, Waringin Tunggal, dan Mekar Jaya.

Masyarakat pun berharap, proses demokrasi tingkat desa ini dapat berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *