Bidan Desa Karangsari Jadi Malaikat Pencabut Nyawa, Ada Apa Sebenarnya?

Bidan Desa Karangsari,, Tiwik yang menggunakan kostum malaikat pencabut nyawa pada saat acara HUt Desa.

BATULICIN  – Tiwik Indri, seorang bidan Desa Karangsari yang bertugas di Puskesmas Lansung, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, tampil mengenakan kostum malaikat pencabut nyawa saat mengikuti gerak jalan karnaval dalam rangka HUT ke – 37 Desa Karangsari, Minggu (14/12/2025).

Kostum unik tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan karnaval dan turut memeriahkan puncak perayaan hari jadi desa tersebut. Selain Tiwik, warga lainnya juga mengenakan beragam kostum menarik, seperti pocong, tuyul, kuntilanak, peri, dukun, hingga kostum domba.

Kegiatan gerak jalan karnaval ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Makhruri, Camat Kusan Hulu Salapudin, serta jajaran pemerintah desa.

Kepala Desa Karangsari, Santoso, saat diwawancarai mengatakan bahwa karnaval merupakan agenda puncak dalam rangkaian peringatan HUT desa.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Kreativitas masyarakat dengan berbagai kostum, terutama tuyul dan pocong, menjadi hiburan tersendiri,”  ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan HUT Desa Karangsari telah diisi dengan berbagai lomba, di antaranya tenis meja, lomba menggambar, cerdas cermat, serta lomba memancing.

Momen photo bersama pembagian hadiah pada HUT Desa Karangsari.

“Semoga  ke depan perayaan HUT desa bisa semakin meriah dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat,”  tambah Santoso.

Sementara itu, Anggota DPRD Tanah Bumbu, Makhruri,  mengucapkan selamat atas HUT ke-37 Desa Karangsari. Ia berharap desa tersebut semakin maju serta masyarakatnya hidup rukun dan sejahtera.

“Saya berpesan agar warga terus menjaga kekompakan dan kerukunan, sehingga pembangunan yang ada dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *