KOTABARU, GK – Dunia pendidikan di Kabupaten Kotabaru terus menorehkan catatan positif. SMP Negeri 1 Kotabaru tampil sebagai salah satu sekolah unggulan yang tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga membangun karakter siswa melalui dukungan pemerintah, peran aktif orang tua, serta komitmen penuh para guru.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kotabaru, Rusdiansyah, dalam wawancara Kamis (18/12/2025), menegaskan bahwa pihaknya berupaya menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik.
Hasilnya pun nyata: tahun lalu, siswa SMPN 1 Kotabaru berhasil menembus peringkat 12 dari 200 peserta dalam kompetisi tingkat se-Kalimantan. Di tingkat provinsi, sekolah ini juga meraih juara 3 Cerdas Cermat Matematika se-Kalimantan Selatan.
Tak berhenti di situ, prestasi nasional pun berhasil diraih. Alhamdulillah, siswa kami sukses membawa pulang medali perak POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) di Jakarta. “Ini membuktikan bahwa anak-anak tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu mempraktikkan pengetahuan secara langsung,” ujar Rusdiansyah penuh kebanggaan.
Meski deretan prestasi membanggakan terus diraih, Rusdiansyah mengakui adanya tantangan besar dalam dunia pendidikan, terutama aspek moral dan sosial.
Ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan juga keluarga.
“Sekolah ibarat menanam, sementara orang tua yang harus merawat di rumah. Jika anak-anak kurang disiplin, misalnya tidur larut karena bermain game, tentu berdampak pada prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kebiasaan penggunaan gawai yang berlebihan sebagai tantangan nyata. Guru dituntut lebih fleksibel dalam menerapkan kurikulum agar sesuai dengan kemampuan siswa, sementara orang tua diharapkan lebih aktif mendampingi anak di rumah.
Lebih jauh, Rudiansyah mengatakan bahwa peran orang tua di SMP Negeri 1 Kotabaru juga terbukti sangat besar. Acara ulang tahun sekolah hingga perpisahan siswa sepenuhnya dilaksanakan oleh komite sekolah yang terdiri dari orang tua. Bahkan pengelolaan keuangan kegiatan dilakukan secara sukarela, dengan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
“Alhamdulillah, semua kegiatan berjalan lancar berkat partisipasi aktif orang tua. Kami sebagai pihak sekolah justru merasa menjadi tamu dalam acara yang mereka selenggarakan,” ungkap Rusdiansyah dengan rasa syukur.
Untuk tahun ajaran berikutnya, SMP Negeri 1 Kotabaru telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:
- Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan program antar-guru.
- Penguatan pendidikan karakter dengan melibatkan orang tua dalam pembinaan disiplin siswa.
- Pengembangan kreativitas siswa lewat kegiatan ekstrakurikuler yang lebih variatif.
Rusdiansyah menegaskan bahwa sekolah tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga generasi muda yang disiplin, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Menutup wawancara, Rusdiansyah menyampaikan pesan khusus kepada orang tua dan siswa.
“Orang tua diharapkan lebih aktif mendampingi anak di rumah agar disiplin belajar tetap terjaga. Siswa juga diingatkan untuk bijak menggunakan gawai serta tidak menghabiskan waktu bermain game hingga larut malam. Harapan kami, anak-anak SMP Negeri 1 Kotabaru tumbuh menjadi generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter kuat. Dengan dukungan orang tua, guru, dan pemerintah, pendidikan di Kotabaru akan semakin maju,” pungkasnya.
Yandi












