GEKRAB Banua Dilantik, Gubernur Kalsel Optimistis Ekonomi Kreatif Makin Maju

Usai Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Ekonomi Kreatif Banua (GEKRAB Banua) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan masa jabatan 2025 - 2030. Foto: Istimewa

BANJARMASIN, GK – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin menegaskan pentingnya sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, pada pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Ekonomi Kreatif Banua (GEKRAB Banua) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan masa jabatan 2025 – 2030.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus GEKRAB Banua yang baru dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap momentum ini dapat menjadi wadah penguatan kelembagaan sekaligus komitmen kerja bersama dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Banua.

Gubernur juga menyinggung tema “Kalsel Goes to The World” yang diangkat dalam peluncuran Calendar of Event Kalimantan Selatan 2026. Menurutnya, tema tersebut lahir dari keyakinan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar, baik dari kekayaan alam, tradisi, maupun warisan budaya bernilai tinggi.

Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Ekonomi Kreatif Banua (GEKRAB Banua) Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan masa jabatan 2025 – 2030. Foto: Istimewa.

“Membawa potensi tersebut ke panggung nasional hingga internasional bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan proses panjang, konsistensi, serta kolaborasi yang kuat. Di sinilah peran sektor ekonomi kreatif menjadi sangat strategis,” ujar Miftahul Chair di Banjarmasin, Minggu (18/1/2026).

Ia menekankan, ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendorong UMKM naik kelas, memperkuat identitas serta branding daerah, sekaligus memperluas pasar agar produk dan karya lokal mampu bersaing. Potensi ekonomi kreatif tersebut, lanjutnya, tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dengan karakter dan keunggulan masing-masing.

Usai Pelantikan dan Pengukuhan.

Dalam konteks itu, Gubernur berharap GEKRAB Banua dapat hadir sebagai penggerak sekaligus penghubung yang mampu mengonsolidasikan potensi kreatif daerah menjadi kekuatan ekonomi yang terarah dan berdampak nyata.

“Utamakan kebermanfaatan bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya UMKM, komunitas kreatif, dan generasi muda. Pastikan ruang tumbuh terbuka luas bagi mereka yang sedang membangun usaha dan karya,” pesannya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata Chair, siap mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif agar dapat tumbuh secara merata dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.

‘Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD GEKRAB Banua Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan masa jabatan 2025-203 Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan lancar dan penuh keberhasilan,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPP GEKRAB Banua H. Ahmad Rabbani melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus, antara lain Ahmad Yani, S.Sos sebagai Ketua, Marsukah Kahar sebagai Wakil Ketua, Miftahul Jannah sebagai Bendahara, Maryam Kh sebagai Sekretaris, serta Intan Melisa sebagai Wakil Sekretaris.

Sementara itu, Yuda Aris S dan Wajehiyah ditetapkan sebagai Komisi Humas dan Event Promosi, Joko Nugroho dan Yana Cahyati sebagai Komisi Keanggotaan serta Kerja Sama Jejaring dan Lembaga, Salmiah sebagai Komisi Hukum, Legalitas dan Perizinan, serta Wati Sudania dan Marsya Nor sebagai Komisi IT Team Kreatif dan Media Sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *