PT Pelsart Tambang Kencana Konsisten Ikut Musrenbang, Fokus Pada Dukungan Sosial Masyarakat

KOTABARU, GK – PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Daerah dengan rutin menghadiri agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan.

Hal ini disampaikan oleh Manager CSR PTK, Septamto, didampingi Superintendent CSR PTK, Budi Susanto, bersama timnya dalam wawancaranya pada, Kamis (5/2/2026).

Septamto menegaskan, keikutsertaan PTK dalam Musrenbang bukan sekadar formalitas, melainkan untuk melihat peluang di mana perusahaan dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya.

“Kami ingin membantu pada titik-titik yang belum terakomodasi oleh APBD maupun program DPRD. Tujuannya agar program CSR benar-benar menyentuh kebutuhan yang merupakan aspirasi asli masyarakat yang belum bisa ditangani pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar kebutuhan masyarakat yang muncul dalam Musrenbang berkaitan dengan infrastruktur, seperti sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum. Namun, PTK lebih banyak menyasar program pendampingan kelompok usaha kecil.

  • Contoh dukungan: pendampingan usaha pembuatan tahu lokal agar masyarakat tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.
  • Pendekatan: komunikasi langsung dengan desa dan kelompok masyarakat, tanpa harus selalu masuk dalam daftar resmi Musrenbang.

Septamto mengakui, tidak semua permintaan masyarakat dapat dipenuhi, terutama yang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Namun, PTK berusaha menyalurkan bantuan secara bertahap sesuai kapasitas perusahaan.

“Kami lebih memilih program yang holistik dan berkelanjutan, dengan melakukan kajian mendalam dari hulu ke hilir,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menambahkan, Musrenbang menjadi forum penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan pencapaian Program Pemerintah dan dunia usaha.

“Investasi sosial itu wajib bagi PTK. Orang bisa berganti, tapi kalau fondasi sosial sudah kuat, maka keberlanjutan perusahaan akan terjaga. Musrenbang adalah wadah kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan,” tegasnya.

PTK berharap partisipasi aktif dalam Musrenbang dapat memperkuat iklim investasi dan pembangunan berkelanjutan di Kotabaru.

“Kami siap berkontribusi sesuai kapasitas, terutama jika ada kebutuhan mendesak di desa atau kecamatan. Pemerintah punya batasan, dunia usaha juga punya batasan, tapi lewat kolaborasi kita bisa saling melengkapi,” tutup Septamto.

Yandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *