BATULICIN, GK-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tahun ini berencana meluncurkan program modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan disalurkan melalui Bank Kalsel tanpa bunga.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, saat membuka kegiatan Aksi Bejual Wadai, Senin (23/2/2026), di depan Masjid Al-Falah, Desa Gunung Besar.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan buka puasa bersama awak media dan jajaran pemerintah daerah.
Andi Rudi Latif menjelaskan bahwa bunga pinjaman dalam program tersebut akan ditanggung dan dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Langkah ini merupakan upaya strategis membantu masyarakat meningkatkan perekonomian keluarga tanpa terbebani bunga pinjaman.
‘Salah satu program ini sebagai upaya melawan pinjol. Karena pinjol telah membuat masyarakat menjadi resah. Sesuai arahan Presiden Subiyanto, kita berupaya agar masyarakat terhindar dari transaksi pinjol,”jelasnya.

Menurutnya, praktik pinjaman online (pinjol) kerap membebankan bunga tinggi kepada konsumen dan dalam proses penagihan sering menggunakan cara-cara yang meresahkan.
“Kita tidak ingin hal itu terjadi kepada masyarakat kita, sehingga kita akan meluncurkan program pinjaman tanpa bunga,” tegasnya.
Aksi Bejual Wadai yang resmi dibuka Bupati Andi Rudi Latif ini diikuti 45 pelaku usaha kuliner dan UMKM Tanah Bumbu serta diramaikan pasar murah Ramadan. Kegiatan berlangsung mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Beragam wadai dan minuman khas Ramadan tersaji, masing-masing memiliki cita rasa dan cerita tersendiri.
Selain mendorong geliat ekonomi, pemerintah daerah juga menyerahkan sertifikasi halal kepada pelaku usaha, serta menyalurkan santunan dari Dinas Sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.












