BBM Langka di Kotabaru, Warga Mengeluh Aktivitas dan Penghasilan Terganggu

KOTABARU, GK – Sejumlah warga Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengaku menghadapi kesulitan dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir.

Di tengah kondisi ekonomi yang disebut semakin menekan, masyarakat harus berupaya lebih untuk mendapatkan BBM seperti pertalite, pertamax, dan solar, baik di SPBU maupun di tingkat pengecer.

Kondisi tersebut disebut berdampak pada aktivitas sehari-hari. Sejumlah pengendara motor mengeluhkan antrean panjang dan keterbatasan ketersediaan BBM.

“Kami sudah susah cari uang, sekarang mau isi pertalite pun harus antre berjam-jam. Kadang stok habis sebelum giliran kami,” ujar Rahmat, seorang pengendara motor yang bekerja sebagai ojek online, Minggu (3/5/2026) malam.

Penyebab kondisi ini belum dapat dipastikan dan masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait

Tak hanya di darat, nelayan di pesisir Kotabaru juga mengaku terdampak. Junaidi, nelayan di Perumnas Rampa Baru, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, menyebut keterbatasan BBM jenis solar menghambat aktivitas melaut.

“Kalau kapal tidak jalan, kami tidak bisa bawa pulang hasil laut. Anak istri jadi ikut menanggung akibatnya,” katanya.

Sejumlah warga menyebut kondisi tersebut turut menambah beban di tengah meningkatnya kebutuhan pokok.

Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah agar distribusi BBM kembali lancar dan aktivitas ekonomi berjalan normal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina maupun pemerintah daerah setempat belum dapat dikonfirmasi terkait kondisi distribusi BBM di wilayah tersebut.

Catatan redaksi: Informasi dalam berita ini berdasarkan keterangan warga di lapangan. Kondisi yang disampaikan masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait. Redaksi akan memperbarui berita ini setelah memperoleh keterangan resmi.

Yandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *