BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel Hadirkan Jamsostek Poin Untuk Perluas Perlindungan Pekerja Informal

JAKARTA – Telkomsel bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meluncurkan paket benefit Jamsostek Poin, sebuah inovasi kolaboratif yang menghadirkan kemudahan pendaftaran untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi calon peserta dan peserta di sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal. Kegiatan berlangsung di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Bagi banyak pekerja informal di Indonesia, akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan seringkali belum semudah yang dibutuhkan dalam keseharian mereka. Menjawab kebutuhan tersebut, Telkomsel Enterprise bersama BPJS Ketenagakerjaan menjalin kolaborasi strategis guna menghadirkan layanan yang lebih praktis, mudah dijangkau, dan relevan bagi jutaan pekerja di Indonesia.

Salah satu inisiatif utama dalam kolaborasi ini adalah pengembangan pada paket benefit Jamsostek Poin, yang mengintegrasikan konektivitas digital dengan manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui solusi ini, pelanggan dapat memperoleh paket data sekaligus kemudahan dalam mengakses dan mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Dalam praktiknya, pelanggan cukup mengakses aplikasi MyTelkomsel untuk memilih paket Jamsostek Poin, kemudian secara langsung mendapatkan konektivitas data sekaligus akses mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Alur yang sebelumnya membutuhkan pembelian secara terpisah kini disederhanakan menjadi satu pengalaman yang lebih mudah dan cepat. Paket ini dapat dinikmati oleh pelanggan dengan kriteria yang diatur oleh Telkomsel Enterprise dan BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan, “Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya para pekerja informal. Melalui inovasi seperti Jamsostek Poin dan pemanfaatan ekosistem digital Telkomsel, kami berupaya menyederhanakan akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, agar dapat dilakukan dengan lebih praktis dalam satu layanan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus melayani sepenuh hati.”

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho, menyampaikan kolaborasi dengan Telkomsel menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui pemanfaatan teknologi digital dan ekosistem yang dekat dengan masyarakat, kerjasama ini merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal melalui pemanfaatan teknologi digital dan ekosistem mitra strategis.

“Saat ini masih banyak peserta BPU yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, melalui kerjasama dalam paket benefit Jamsostek Poin dengan Telkomsel Enterprise ini kami ingin menghadirkan kemudahan akses pendaftaran untuk mendapat perlindungan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan kerja secara massive dan berkelanjutan,” ungkap Agung.

Agung menambahkan kolaborasi ini sejalan dengan pilar 3C (Coverage, Care, Credibility) BPJS Ketenagakerjaan, “Melalui kerja sama ini kami ingin memperluas Coverage atau cakupan kepesertaan pekerja informal melalui ekosistem digital yang dekat dengan masyarakat. Di saat yang sama, kami menghadirkan Care melalui kemudahan layanan pendaftaran dan mendapatkan perlindungan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar pekerja dapat mengakses perlindungan secara praktis dan berkelanjutan. Sementara Credibility kami bangun dengan memastikan seluruh layanan dan pengelolaan data peserta dilakukan secara profesional, transparan, dan terpercaya,” ungkapnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batulicin, Vina Dwina Yuskin menyambut baik kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Telkomsel melalui program Jamsostek Poin sebagai upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal. Program ini menghadirkan kemudahan akses pendaftaran kepesertaan melalui ekosistem digital yang lebih praktis dan mudah dijangkau masyarakat.

Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja informal di Kabupaten Tanah Bumbu untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja yang terlindungi dari risiko kerja dan memiliki rasa aman dalam bekerja, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *