Distribusi Pupuk Akan Kembali Normal, DPKP Tanah Bumbu Pastikan Kendala Hanya Administrasi

Seketaris DPKP, Ari Herlianto saat ditemui dikantornya.

TANAH BUMBU, GK – Sejumlah petani di Kecamatan Kusan Hilir dan Kecamatan Kusan Tengah mengeluhkan tidak dapat memperoleh pupuk di tengah memasuki masa pemupukan padi. Petani khawatir keterlambatan pemupukan akan berdampak pada pertumbuhan tanaman.

Para petani juga mengaku telah mendatangi kios langganan, namun pupuk yang meraka cari belum tersedia. Akibatnya, meraka khawatir akan keterlambatan pemupukan tanaman mereka.

Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu juga menyatakan telah menerima banyak laporan dari masyarakat Kusan Hilir dan Kusan Tengah. Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Plt DPKP Tanbu, Ir. Muhammad Risdianadi yang d wakili Seketaris DPKP, Ari Herlianto mengatakan, persoalan yang terjadi bukan disebabkan stok pupuk kosong, melainkan Distribusi masih terkendala Administrasi.

Menurutnya, penyaluran pupuk belum dapat dilakukan karena dokumen pengeluaran masih menunggu persetujuan dari Direktur PT BJU sebagai distributor.

“Belum lama ini terjadi pergantian Direktur di PT BJU. Kemungkinan proses administrasi tersebut yang menyebabkan penyaluran pupuk belum berjalan,” ujar Ari, Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT BJU, Susilawati, membenarkan bahwa saat ini perusahaan masih menjalani masa transisi kepemimpinan. Ia menjelaskan proses pergantian akun administrasi masih berlangsung sehingga memerlukan waktu sebelum distribusi pupuk dapat kembali dilakukan.

“Insyallah dalam beberapa ini proses administrasi selesai dan penyaluran pupuk bisa segara dilaksanakan, ” katanya.

DPKP berharap proses administrasi segera rampung sehingga pupuk dapat segera didistribusikan kepada petani yang membutuhkan.[jon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *