Terkendala Lahan, Dinas PUPR Tanbu Tunda Rencana Pembangunan Bundaran Simpang Empat

Bundaran: foto: Ilustrasi

BATULICIN – Rencana pembangunan bundaran Simpang Empat di Pusat Kota sekitar area trafficlight di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu di tahun 2023 ini belum bisa terealisasi, pasalnya masih terkendala masalah pembebasan lahan.

Belum adanya kerelaan pembebasan lahan dari masyarakat sekitar lokasi disitu membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tanbu harus menunda rencana adanya pembangunan Bundaran tersebut.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Dinas PUPR Tanbu, Hernadi Wibisono melalui Kabid Cipta Karya, Amruddin Andi Syaifuddin kepada wartawan sehari yang lalu, tepatnya pada Jumat (3/11/2023).

“Pembebasan tanah masyarakat itu kan ada ganti rugi dari pemerintah daerah, kan bukan direlakan cuma-cuma. Adanya bundaran di situ kan targetnya pemerintah, supaya kita mau pusat kota itu bisa dibenahi, sehingga tidak terkesan kumuh, dan tertib,” lontar Amruddin Andi Syaifuddin

“Disitu kan ada pasar, dan lainnya, bahkan potensi kemacetan kemungkinan bisa saja terjadi disitu nantinya bila tidak adanya bundaran disitu,” sebut Amruddin menceritakan kepada genpikalsel.com

Kita kan pemerintah lanjut Amruddin, tidak bisa apa-apa, kita menawarkan dengan masyarakat di sekitaran situ secara persuasif, bagaimana kalau kita benahi di daerah sini, kemudian masyarakatnya belum menerima.

“Jadi kita pemerintah tetap menunggu sampai nanti masyarakat disekitar situ sadar akan pentingnya pembangun bundaran itu, dan ini seperti apa yang sudah dicita-citakan Bupati, bahwa mulai dari pintu gerbang di Satui hingga keluar jalan raya Serongga, perbatasan Tanah Bumbu, itu kita melakukan perubahan semua,” tandas Amruddin.[joni]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *