TANAH BUMBU – Kebakaran melanda permukiman warga di RT 06, Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (27/9/2026) petang.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api yang membakar sejumlah rumah warga. Tiupan angin kencang membuat api dengan cepat membesar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, S.H., M.Sos.,mengatakan petugas segera bergerak setelah menerima laporan kebakaran.
“Lima unit mobil Damkar kami kerahkan untuk melakukan pemadaman di lokasi,” ujar Syaikul.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.47 WITA.
Pemadaman dilakukan bersama personel TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Kebakaran tersebut mengakibatkan tiga rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya turut terdampak.
Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Proses penanganan kebakaran berlangsung hingga sekitar pukul 21.23 WITA. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Kepala Desa Teluk Kepayang, Rosdeni, mengatakan warga yang rumahnya terbakar untuk sementara ditempatkan di Rumah Tahfidz dan sejumlah rumah kosong yang tersedia di desa.
“Untuk saat ini,warga yang rumahnya terbakar kita tempatkan di Rumah Tahfidz dan rumah kosong yang ada di Desa Teluk Kepayang,” kata Rosdeni.
Menurut Rosdeni, bantuan untuk warga terdampak juga mulai disiapkan. Dapur umum dari Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu telah berada di lokasi untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
Terkait penyebab kebakaran, Rosdeni menyebut dugaan sementara api berasal dari rumah pensiunan penjaga sekolah. Ia menduga kebakaran kemungkinan dipicu korsleting listrik.
“Jadi api berasal dari rumah pensiunan penjaga sekolah. Untuk dugaan penyebab api kemungkinan korsleting listrik, namun kita tetap menunggu pihak yang berwenang untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan dari pihak yang berwenang.[jon












