Penumpang Pejalan Kaki Kapal Feri Batulicin–Tanjung Serdang Menurun, Pengguna Kendaraan Meningkat

BATULICIN – Jumlah penumpang pejalan kaki yang menggunakan jasa kapal feri rute Batulicin -Tanjung Serdang mengalami penurunan. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Batulicin, kondisi tersebut diperkirakan terjadi karena sebagian penumpang beralih menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hal tersebut disampaikan Supervisor ASDP Batulicin, Imbron, yang mewakili GM PT ASDP Batulicin, Adolf Dwidahana, saat ditemui di kantor ASDP, Pelabuhan Batulicin,.Selasa (27/10/2026).

Imbron menjelaskan, penurunan jumlah penumpang pejalan kaki tidak serta-merta menunjukkan berkurangnya minat masyarakat terhadap layanan penyeberangan. Menurutnya, perubahan tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya jumlah pengguna jasa yang membawa kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.

“Berdasarkan data evaluasi,.penumpang pejalan kaki mengalami penurunan. Namun, di sisi lain,.terlihat adanya peningkatan penumpang yang menggunakan sepeda motor maupun mobil,” jelasnya.

Supervisor ASDP Batulicin, Imbron.

Ia menambahkan, pihak ASDP Batulicin terus melakukan pemantauan dan evaluasi di lapangan secara berkala, yakni setiap dua jam sekali. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan baik.

Menurut Imbron, pemantauan rutin itu juga bertujuan menjaga kenyamanan dan kelancaran pelayanan, baik bagi penumpang yang berada di area pelabuhan maupun selama perjalanan di atas kapal penyeberangan.

” Jadi, pelayanan yang prima dan terbaik itulah yang kami lakukan kepada masyarakat pengguna jasa kapal feri ASDP Batulicin-Tanjung Serdang,” tutup Imbron.

Dengan evaluasi dan pemantauan secara berkala, ASDP Batulicin berharap kualitas pelayanan penyeberangan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.[jon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *