KOTABARU – Bupati Kabupaten Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus, SH menyambut positif kegiatan Deklarasi Damai dan Dialog Penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah Dalam Rangka Pemilu Damai 2024 yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Koatabaru, Minggu, (10/12/2023) di Oproom Setda Kotabaru.
Kegiatan itu diikuti 130 peserta diantaranya, MUI Provinsi Kalimantan Selatan 8 orang, MUI Kabupaten Kotabaru 25 orang serta para terkait lainnya.
Bupati Kotabaru Sayed Jafar yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kotabaru Drs. H. Minggu Basuki, M. Ap mengatakan
menyambut baik kegiatan tersebut.
“Karena dengan adanya Deklarasi Damai ini diharapkan tidak berhenti secara seremonial semata, tetapi harus dimaknai secara seksama untuk kemudian ditindak lanjuti dalam perilaku bersama,” ujarnya.
Sehingga lanjut dia nantinya dalam pelaksanaan pesta demokrat tidak terdapat hal-hal yang dapat mencederai demokrasi itu sendiri.

“Kegiatan ini merupakan salah satu momentum yang penting dalam rangkaian proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kotabaru,” imbuh dia.
Selain itu kata Basuki, peran tokoh agama juga sangat penting dalam mencegah terjadinya perpecahan dalam kontestasi politik. Karena peran tokoh agama sangat strategis dalam membentuk opini masyarakat, atau pendapat umum yang sehat.
“Saya berharap, MUI selaku organisasi islam terbesar bisa memberikan rasa aman terhadap masyarakat dengan memberikan pencerahan atau pembelajaran politik yang sehat dan beretika,” kata Basuki.
Dan berharap, untuk memberikan panduan kepada masyarakat terkait Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah agar perbedaan pilihan dalam pemilu, tidak melahirkan konfilk dan perpecahan
Sementara itu, dalam laporan panitia pelaksana Bahrianor menjelaskan, kegiatan ini berdasarkan program MUI Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kotabaru yang termaktub dalam 7 program prioritas Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI, oleh karena itu MUI Kabupaten Kotabaru berupaya melaksanakan kegiatan dialog ini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk bersama-sama memperkuat terjalinnya Ukhuwah Islamiyah, khususnya di tahun politik 2024 akan datang” terangnya.
Perlu diketahui, Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan sesama muslim, sedangkan Ukhuwah Wathaniyah yaitu persaudaraan sesama anak bangsa. [/Yandi]












