KOTABARU, GK – Pemerintah Desa Baharu Utara, Kecamatan Pulau Laut Utara, kembali membuktikan komitmennya dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program Dana Desa tahun anggaran 2025, pembangunan sumur bor di empat titik strategis menjadi solusi konkret menghadapi musim kemarau.
Kepala Desa Baharu Utara, Zam Zanie, menyampaikan bahwa tiga dari empat sumur yang direncanakan telah rampung, masing-masing di RT 1, RT 4, dan RT 12. Satu titik lagi di RT 9 akan segera menyusul.
“Kami prioritaskan akses air bersih yang bisa langsung dimanfaatkan warga. Di RT 1, sumur sudah selesai hingga panggung penampungan. Di RT 4, lokasinya di halaman langgar, sehingga bisa digunakan untuk wudhu dan kebutuhan harian,” ujar Zam Zanie, Senin (13/10/2025).
Air dari sumur bor tersebut telah diuji dan dinyatakan layak konsumsi. Kedalamannya mencapai 32 hingga 38 meter, menghasilkan air jernih tanpa aroma tak sedap.
“Alhamdulillah, airnya bersih dan aman dikonsumsi. Ini sangat membantu warga, terutama saat kemarau panjang,” tambahnya.
Sumur yang telah selesai diserahkan kepada masing-masing ketua RT untuk dikelola bersama warga. Ia juga mengimbau agar fasilitas ini dijaga bersama-sama
Program ini menjadi bukti bahwa Dana Desa bukan sekadar anggaran, melainkan harapan yang diwujudkan. Dengan hadirnya sumur bor, Desa Baharu Utara semakin siap menghadapi tantangan alam, sekaligus memperkuat solidaritas dan kualitas hidup masyarakat.
Yandi












