Komisi IV DPR RI Dorong Penambahan Anggaran 2027 Untuk Percepat Swasembada Pangan

Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Kementrian Pertanian.dok. Istimewa.

JAKARTA, GK – Komisi IV DPR RI menyatakan dukungannya terhadap usulan peningkatan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun Anggaran 2027. Penambahan anggaran dinilai penting untuk memperkuat berbagai program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.

Dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Kementerian Pertanian pada Rabu (10/6/2026) Komisi IV DPR RI menerima pemaparan Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman terkait pagu indikatif Kementan tahun 2027 yang ditetapkan sebesar Rp. 23,23 triliun. Selain itu, Kementan mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp22,43 triliun sehingga total kebutuhan anggaran mencapai Rp45, 65 triliun.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menjelaskan bahwa tambahan anggaran tersebut akan difokuskan untuk mendukung berbagai program prioritas, mulai dari pengembangan lahan dan irigasi, penyediaan sarana produksi pertanian, hingga penguatan penyuluhan dan sumber daya manusia pertanian.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman menegaskan bahwa kebutuhan anggaran tersebut selaras dengan target pembangunan pertanian dalam RPJMN 2025-2029.
Menurutnya, peningkatan produksi komoditas strategis menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.

Kementan juga berencana mengalokasikan anggaran tambahan tersebut untuk mendukung pengembangan perkebunan, peningkatan produksi benih unggul, penguatan sektor peternakan, pelatihan dan pendampingan petani, serta modernisasi teknologi pertanian.

Pemerintah saat ini menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Dibawah arahan Presiden Prabowo Subianto, program swasembada pagan menjadi fokus utama bersama program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan energi berbasis biofuel, dan hilirisasi produk pertanian.

Selain mendukung peningkatan produksi komoditas utama, Komisi IV DPR RI juga mendorong pengembangan kawasan pangan dan hortikultura untuk memperkuat produksi komoditas yang masih bergantung pada impor, seperti kedelai dan bawang putih.

Dalam rapat tersebut, kedua pihak juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas penyuluh pertanian, pemanfaatan inovasi teknologi, serta penyediaan benih berkualitas guna meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian nasional.

Menutup pertemuan, Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan Komisi IV DPR RI terhadap berbagai program pembangunan pertanian yang sedang dijalankan pemerintah.

Sumber: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementrian Pertanian RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *