BATULICIN – Momen bersejarah terjadi di halaman Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/2/2025). Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., dan H. Bahsanuddin, S.Sos., M.A. resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu periode 2025-2030 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pelantikan ini menjadi bagian dari seremoni nasional yang menandai awal kepemimpinan baru di berbagai daerah di Indonesia.
Usai pelantikan, Andi Rudi Latif tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Pelantikan ini menjadi istimewa karena diadakan serentak dan dipimpin langsung oleh Presiden. Ini adalah langkah maju bagi kita semua,” ujarnya.
Andi Rudi Latif bukanlah sosok baru dalam dunia pemerintahan. Pria kelahiran 27 Juli 1982 ini telah menapaki karier politiknya sebagai Wakil Bupati Kotabaru pada periode 2016-2021, mendampingi H. Sayed Jafar, S.H. Selama masa jabatannya, ia dikenal sebagai pemimpin yang fokus pada isu-isu strategis, salah satunya menekan angka stunting yang menjadi tantangan besar di daerahnya.
Di sisi lain, Bahsanuddin juga memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Bumbu, ia telah tiga periode berturut-turut menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, sejak 2009 hingga 2024. Pengalaman legislatifnya menjadi modal berharga dalam menjalankan roda pemerintahan bersama Andi Rudi Latif.
Andi Rudi Latif dan Bahsanuddin mengusung visi besar: “BerAKSI Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab Melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan.”
Visi ini kemudian dijabarkan dalam misi konkret yang mencakup berbagai aspek strategis pembangunan daerah, yaitu meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan serta pelatihan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkompeten dan berkarakter, berlandaskan iman dan takwa; memperkuat sektor kesehatan dengan peningkatan sarana dan layanan, demi masyarakat yang lebih sehat dan produktif; mengoptimalkan ketahanan pangan daerah dengan mendorong sektor pertanian, perikanan, dan peternakan agar lebih berdaya saing; menciptakan lebih banyak lapangan kerja melalui penguatan UMKM berbasis industri unggulan, sehingga ekonomi daerah semakin berkembang.
Membangun infrastruktur berkualitas dan merata untuk meningkatkan konektivitas, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi; mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan; meningkatkan prestasi di bidang seni, budaya, dan olahraga, serta melestarikan warisan budaya daerah; serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel, sehingga transparansi dan pelayanan publik semakin baik.
Dengan berbagai program yang telah dirancang, tantangan terbesar bagi kepemimpinan Andi Rudi Latif dan Bahsanuddin adalah bagaimana mewujudkan janji-janji mereka menjadi kenyataan. Harapan masyarakat Tanah Bumbu begitu besar: mereka ingin melihat perubahan nyata, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, layanan publik yang berkualitas, serta lingkungan yang lebih tertata.[jon












