PJU Mati Berbulan-Bulan, Warga Sampaikan Khawatir Keamanan Saat Reses DPRD Tanah Bumbu

BATULICIN – Warga Desa Sejahtara, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan sejumlah keluhan terkait infrastruktur dasar dalam kegiatan reses anggota DPRD Tanah Bumbu, Abdul Rahim, yang digelar pada Sabtu (11/4/2026).

Keluhan utama yang disampaikan warga adalah banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi dalam cukup lama.

Ketua BPD Desa Sejahtra, Sayuti Makmun, mengatakan kondisi tersebut membuat lingkungan menjadi gelap dan berpotensi meningkatkan risiko tindak kejahatan.

“Kami mewakil warga berharap agar PJU yang mati segera diperbaiki. Kondisi gelap tentu rawan aksi kriminal, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain persoalan PJU, warga juga mengeluhkan seringnya terjadi banjir rob yang merendam permukiman, terutama saat musim pasang air laut pada bulan Desember. Sayuti menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan bantuan untuk peninggian rumah warga guna mengurangi dampak banjir.

Masalah lain yang disampaikan adalah drainase di wilayah tersebut. Ketua RT.12, Dedi, mengusulkan agar dilakukan perbaikan drainase, khusunya di Jalan Borneo, guna mencegah genangan air saat hujan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdul Rahim menyatakan akan menindaklanjutinya dengan menyampaikan ke pemerintah daerah, termasuk Dinas terkait.seperyi Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan).

“Semua aspirasi masyarakat ini akan kami sampaikan. Terutama PJU yang mati karena selain mengganggu kenyamanan, juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” kata Rahim

Ia juga menambahkan bahwa beberapa usulan seperti renovasi mushola serta bantuan dari Dinas terkait seperti Perikanan dan Pertanian harus dilakukan melalui Provosal resmi. Sementara itu, usulan lain dapat dicatat melalui kegiatan reses untuk ditindaklanjuti.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik dan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *