PT Air Minum Bersujud Tingkatan Kompetensi Operator IPA Melalui Bimtek

Photo Bersama.

TANAH BUMBU, GK – PT Air Minum Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Aula Hotel Friendship, Batulicin, Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7-9 Juli 2026 tersebut diikuti 30 operator dan mendapat dukungan YPTD PERPAMSI.

Bimtek dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Plt Komisaris PT Air Minum Bersujud sekaligus Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais.

Kegiatan menghadirkan narasumber yang memberikan materi mengenai pengoperasian instalasi pengolahan air, peningkatan kompetensi teknis, serta aspek keselamatan kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT Air Minum Bersujud, Dwi Raharjo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan air minum yang semakin baik kepada masyarakat.

Plt Direktur PT Air Minum Bersujud, Dwi Raharjo, yang juga menjabat sebagai kadis perhubungan.

Menurut Dwi, penyediaan air bersih merupakan pelayanan dasar yang menuntut terpenuhinya standar kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Karena itu, operator instalasi pengolahan air memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga mutu air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

“Operator tidak hanya mengoperasikan peralatan, tetapi juga bertanggung jawab memastikan kualitas air tetap sesuai standar. Oleh sebab itu, kompetisi teknis, kepatuhan terhadap prosedur operasional, serta budaya keselamatan kerja harus terus ditingkatkan melalui pelatihan yang berkelanjutan, ” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan, bertukar pengalaman, dan mencari solusi atas berbagai tantangan operasional di lapangan.

Hasil pelatihan, lanjutnya, diharapkan dapat diterapkan secara langsung disetiap instalasi pengolahan air guna meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kualitas air, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dwi juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan YPTD PERPAMSI yang telah memfasilitasi pelaksanaan pelatihan tersebut.

Sementara itu, Eryanto Rais menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan air minum tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Plt Komisaris PT Air Minum Bersujud yng juga menjabat sebagai Asisten Bupati Tanah Bumbu.

Menurutnya, operator instalasi pengolahan air merupakan ujung tombak perusahaan karena berperan menjaga proses produksi, memelihara peralatan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.

“Investasi terbaik bagi perusahaan bukan hanya pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kompetensi sumber daya manusianya, ” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sebagai pemegang saham berharap PT Air Minum Bersujud terus bertransformasi menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, efesien, dan mampu memberikan pelayanan prima. Upaya tersebut perlu didukung dengan peningkatan kompetensi pegawai, penguatan tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, optimalisasi instalasi, serta pengurangan tingkat kehilangan air.

Menurut Eryanto, pelayanan air minum memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, mendukung pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta meningkatkan pelatihan dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, kualitas pelayanan air minum di Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan terus meningkat seiring dengan meningkatnya kompetensi para operator instalasi pengolahan air.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah PT Air Minum Bersujud dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung peningkatan pelayanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *