Putra Daerah Tanah Bumbu Bangun Jalan Generasi Muda Menuju Jepang

TANAH BUMBU, GK – Tidak semua orang yang sukses berkarier di luar Negeri memilih kembali ke kampung halaman untuk membangun daerahnya. Namun, pilihan itulah yang diambil Andrey Rizky Akbar Muhaimin, MPR, S.Kep.Ners putra asli Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Lahir di Batulicin pada 27 Desember 1997, anak seorang Ayah dari Abdul Muhaiming Siddiq, Andrey MPR memulai pendidikan di SMK Negeri 2 Simpang Empat dan lulus pada 2015. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) hingga menyelesaikan pendidikan profesi Ners pada 2019.

Setelah lulus, Andrey Miming MPR terus mengembangkan kompetensinya, termasuk mempelajari bahasa Jepang. Kemampuan tersebut membuka kesempatan baginya untuk berangkat ke Jepang pada 2021 sebagai tenaga kesehatan. Selama kurang lebih empat tahun, dia bekerja sekaligus memperdalam pengalaman profesional di Negeri Sakura.

Foto: Ist.

Pengalaman itulah yang kemudian mengubah cara pandangnya. Baginya, kesempatan bekerja di Jepang tidak seharusnya hanya dinikmati segelintir orang, melainkan dapat dirasakan lebih banyak generasi muda, khususnya dari Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan.

“Saya ingin putra-putri Tanah Bumbu memiliki kesempatan yang sama seperti yang pernah saya dapatkan. Karena itu saya memilih kembali dan membangun lembaga pelatihan Kerja agar mereka memiliki bekal bahasa, keterampilan, dan mental untuk bekerja di jepang,” ujar Andrey Miming MPR.

Keinginan dan mimpi tersebut diwujudkan dengan mendirikan LPK Mappatunru Academy dibawah naungan yayasan pendidikan Indonesia Memanggil pada 2025. Lembaga pelatihan kerja ini berfokus pada pembelajaran bahasa Jepang, budaya kerja, serta pembinaan calon tenaga kerja yang ingin berkarier di Jepang, khususnya di sektor kesehatan.

Foto: ist

Meski usianya masih tergolong muda, LPK Mappatunru Academy telah menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga saat ini, sebanyak 11 peserta asal Kabupaten Tanah Bumbu telah dinyatakan lulus dan siap berangkat ke Jepang. Selain itu, 27 peserta lainnya berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan di antara nya
Tanah Bumbu: 11
Kotabaru: 1
Banjarbaru: 2
Banjar: 2
Banjarmasin: 8
Hulu Sungai Selatan: 2
Tabalong: 1

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa lembaga yang dipimpin putra asli Tanah Bumbu ini mulai mendapat kepercayaan masyarakat. Tidak hanya memberikan pelatihan bahasa, LPK Mappatunru Academy juga mempersiapkan peserta agar mampu beradaptasi dengan budaya dan etos kerja Jepang.

Foto: Ist.

Bagi Andrey, keberhasilan peserta didiknya merupakan kebanggaan tersendiri. Menurutnya, setiap anak muda yang berhasil bekerja di luar negeri bukan hanya membawa nama baik keluarga, tetapi juga menjadi duta daerah yang menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan selatan.

Keberadaan LPK Mappatunru Academy kini menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Tanah Bumbu. Dan Provinsi Kalimantan Selatan Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi global, lembaga ini hadir sebagai jembatan bagi generasi muda Banua untuk mengembangkan karier hingga ke tingkat internasional.

Melalui pengalaman yang dimilikinya, Andrey Miming MPR membuktikan bahwa putra daerah mampu bersaing di dunia internasional tanpa melupakan tanah kelahirannya.

Komitmennya membangun kualitas sumber daya manusia menjadi harapan baru agar semakin banyak pemuda dan pemudi Tanah Bumbu bahkan Banua Kalimantan Selatan mengikuti jejaknya, menggapai peluang di Jepang, dan kelak kembali membawa ilmu serta pengalaman untuk membangun Banua.

Sesuai Motto LPK Mappatunru Academy
Dari BANUA untuk DUNIA.

 

Sumber Rilis: Abdul Muhaiming Siddiq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *