Sampaikan Amanat Penuh Haru, Bupati Tanah Bumbu Ajak Warga Teladani Semangat Para Pahlawan

Foto Saat Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan Amanat Menteri Sosial RI.

TANAH BUMBU, GK – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (10/11/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir mendampingi, Ibu Andi Irmayani, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, SE., MM., CGCAE.., CfrA., CGRE, para Staf Ahli, Asisten, dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu.

Hadir pula Wakil Ketua I dan II DPRD Tanah Bumbu, dan anggota DPRD lainya, Danyon Teritorial Pembangunan 828/BWM, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalsel, Dansubdenpom VI/2-3 Batulicin, serta pimpinan instansi vertikal, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Bumbu, pimpinan organisasi wanita, organisasi pemuda, masyarakat, partai politik, perusahaan, dan perbankan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif membacakan Amanat Menteri Sosial RI.

Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat, mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Bupati dengan nada haru sambil mengusap air matanya.

Menurut Bupati, para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Bupati kemudian menegaskan tiga hal yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan, yakni,

1. Kesabaran Para Pahlawan, Mereka sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan sejati.

2. Semangat Mengutamakan Kepentingan Bangsa di Atas Segalanya Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, melainkan kembali mengabdi kepada rakyat. Menurut Bupati, kehormatan sejati bukan terletak pada jabatan, melainkan pada manfaat yang ditinggalkan.

3. Pandangan Jauh ke Depan Para pahlawan berjuang untuk generasi masa depan dan menjadikan perjuangan sebagai bagian dari ibadah. Semangat pantang menyerah inilah yang harus diwarisi oleh generasi sekarang.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Tanah Bumbu itu menyampaikan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi menggunakan senjata, tetapi dilakukan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian.

“Semangat itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, Bupati mengajak seluruh peserta upacara untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, berpikir jernih, dan melayani dengan tulus.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam. Dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan,”pungkas Andi Rudi Latif.[jon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *