KOTABARU, GK – Wajah lega terpancar dari warga RT 16 dan RT 21, Desa Dirgahayu, saat bantuan air bersih tiba di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut. Kepedulian itu datang melalui kolaborasi PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) bersama PWI Kabupaten Kotabaru dalam kegiatan bakti sosial, Senin (21/9/2026).
Bantuan difokuskan untuk kebutuhan paling mendesak warga. Enam Tong (Tandon) air bersih berkapasitas 1.200 liter digelontorkan untuk warga RT 16 dan RT 21, ditambah puluhan paket sembako untuk anak yatim dan para lansia, serta tali asih masing-masing lima juta untuk Masjid Sarang Tiung dan Masjid Gunung Ulin.
Bantuan air bersih tersebut disambut antusias warga yang dalam beberapa pekan terakhir kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.
Mewakili Manajemen perusahaan, Manager CSR PT Pelsart Tambang Kencana, Septamto, didampingi Superintendent CSR PTK, Budi Susanto, beserta tim mengapresiasi kolaborasi solid bersama PWI Kotabaru.

“Kami bersyukur bisa kembali berbagi untuk masyarakat Desa Dirgahayu. Dukungan PWI Kotabaru sangat luar biasa, sehingga kegiatan sosial ini bisa berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Septamto.
Ia menegaskan perusahaan berkomitmen terus hadir memberikan manfaat.
“Kami mohon doa agar seluruh karyawan tambang selalu diberi keselamatan dan kesehatan, sehingga perusahaan dapat terus berkontribusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketua PWI Kotabaru, Akhmad Nuraqhsin Q, mengapresiasi konsistensi kepedulian PT Pelsart yang rutin berbagi setiap tiga bulan sekali meski lokasi operasional cukup jauh dari pusat kota.
“Ini komitmen luar biasa. Hari ini perwakilan perusahaan melihat langsung antusiasme warga RT 16 dan RT 21 saat menerima air bersih. Di musim kemarau, bantuan sekecil apa pun sangat berarti,” katanya.
Ia berharap sinergi PT PTK dan PWI Kotabaru terus berlanjut dan diperkuat.
Dengan semangat “Berbagi Untuk Kebaikan Bersama, Bersama Kita Bisa”, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan, insan pers, dan masyarakat Desa Dirgahayu.
Yandi












