Tampil di Hadapan Bupati Andi Rudi Latif, Siswa Sekolah Rakyat Tanah Bumbu Ungkap Cita-Cita Jadi Ustaz

Muhammad Al Gazali bersama Bupati Andi Rudi Latif.

TANAH BUMBU, GK – Muhammad Al Gazali siswa kelas V asal Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu mengungkap cita-citanya menjadi seorang ustaz. Ia menyampaikan cita-citanya tersebut  saat mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (15/8/2026).

Dihadapan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dan tamu undangan, Al Gazali menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk bersekolah di Sekolah Rakyat.

“Terima kasih bapak Presiden, Bapak DPR, dan Bupati. Saya senang sekolah disini. Semoga dengan saya sekolah disini, saya bisa meraih cita-cita saya menjadi ustaz,” ujar Al Gazali.

Al Gazali merupakan anak pasangan Wahyudin (38) dan Dewi (36), warga RT 7, Desa Kersik Putih. Ia menjadi salah satu peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu

Para peserta didik juga mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Pembukaan MPLS sekaligus peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu berlangsung di kawasan sekolah di Jalan Kodeco, Desa Mekarsari, Kecamatan Simpang Empat.

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.

Foto: Bersama.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat juga menjadi bagian upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Sekolah Rakyat merupakan salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mememberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dan berkualitas kepada anak-anak dari kelurga yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi,” kata Andi Rudi Latif.

Andi Rudi Latif mengungkap, sebelum terjun ke dunia politik sekitar tujuh tahun lalu, dirinya pernah memiliki cita-cita membangun sekolah terpadu dengan konsep berasrama atau boarding school.

Konsep tersebut mencakup jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA dalam satu kawasan.

“Di dalam satu kawasan ini akan terbentuk karakter disiplin, semangat, Kemendirian, serta kesehatan anak-anak karena seluruh kebutuhan pendidikan dan kehidupan mereka telah disiapkan,”ujar Andi Rudi Latif.

Ia mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi momentum Istimewa karan sejalan dengan cita-citanya untuk menghadirkan sekolah berasrama bagi anak-anak Tanah Bumbu.

Menurutnya, cita-cita tersebut kini mendapat jalan untuk diwujudkan melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Begitu program ini hadir, Pemerintah  Kabupaten Tanah Bumbu langsung bergerak. Kita harus siapkan, kita kawal, dan kita perjuangkan bersama,”katanya.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu memiliki kawasan sekitar 11,2 hektare. Sekolah tersebut berada di kawasan Jalan Kodeco dan menjadi salah satu kawasan Sekolah Rakyat dengan luasan yang cukup besar di Kalimantan Selatan.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menampung 270 peserta didik yang terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP,.dan 90 siswa SMA.

Andi Rudi menegaskan, jumlah tersebut bukan sekadar angka statistik. Di balik 270 peserta didik terdapat harapan dari 270 keluarga serta masa depan generasi penerus Tanah Bumbu yang perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

“Oleh karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat harus kita tempatkan sebagai bagian dari investasi pembangunan manusia dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, satuan pendidikan, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu.

Acara pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Bupati Andi Rudi Latif bersama Muhammad Al Gazali.[joni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *