BATULICIN,GK – Aktivitas ekonomi sejumlah pedagang di Taman Batulicin, Kelurahan Batulicin, tepatnya diseberang kantor Kelurahan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Hal ini dipicu berkurangnya jumlah pengunjung setelah terpal peneduh di kawasan taman tersebut dilepas, Kamis (25/12/2025).
Salah seorang pedagang, Nurul Hikmah, mengungkapkan bahwa sebelum terpal dilepas, ia masih bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Namun kini, pendapatan penghasilannya menurun drastis dan hanya berkisar Rp.45 ribu hingga Rp.50 ribu.
Menurut Hikmah, ketiadaan peneduh terpal membuat pengunjung enggan berlama-lama di area taman, terutama di siang hari.
“Biasanya orang-orang duduk santai di depan dagangan saya, minum es atau makan gado-gado sambil melihat suasana taman. Sekarang jarang, karena panas. Yang datang paling pelanggan lama beberapa oran saja,” tuturnya.
Tidak hanya berdampak pada jumlah pembeli, kondisi tersebut juga berpengaruh pada peralatan dagang. Hikmah menceritakan, saat hujan turun, lapaknya kerap terkena tempias air hujan. Bahkan, mesin blender yang digunakan untuk berjualan es mengalami kerusakan akibat kemasukan air dan kini tidak berfungsi optimal.
Ia berharap, fasilitas peneduh di taman tersebut dapat segera dipasang kembali agar suasana taman kembali nyaman dan menarik bagi pengunjung.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu, Muhammad Risdianadi, melalui Kepala UPTD Pengelolaan Sampah, Rizki Kurniawan, membenarkan bahwa pelepasan terpal dilakukan oleh pihak DLH.
Rizki menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai upaya pencegahan karena adanya kerusakan pada tali sel besi penyangga terpal yang dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengunjung.
“Waktu itu ada bagian tali sel besi yang rusak. Demi keamanan warga, terpal kami lepaskan sementara,” jelas Rizki saat dihubungi melalui telepon WhatsApp.
Ia menambahkan, pihaknya telah merencanakan pemasangan kembali terpal peneduh tersebut. Bahkan, ke depan akan dilakukan penataan ulang agar kawasan taman terlihat lebih rapi dan nyaman.
“Insyaallah terpal akan segera kami pasang kembali. Tahun 2026 nanti juga akan kami benahi agar tampil lebih baik dan tidak terkesan kumuh. Mohon pedagang bersabar pungkasnya.[joni












