Tren Pemudik 2026 Turun, KSOP Kotabaru-Batulicin Tetap Antisipasi Lonjakan Penumpang

BATULICIN, GK – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kotabaru-Batulicin menggelar apel pembukaan posko terpadu angkutan Lebaran 1447 Hijriah 2026 di Pelabuhan Samudra Pelindo Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan personel,sarana, serta prasarana guna menghadapi arus mudik melalui jalur laut.

Apel pembukaan posko tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas II Kotabaru-Batulicin, Anggiat Douglas Silitonga.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima arahan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terkait kesiapan menghadapi musim mudik Lebaran tahun ini.

Menurut Anggiat, seluruh kapal penumpang yang beroperasi di pelabuhan Kotabaru dan Batulicin, baik angkutan laut maupun angkutan penyeberangan, telah melalui proses ramp check atau pemeriksaan kelayakan. Hasilnya, kapal-kapal tersebut dinyatakan layak untuk beroperasi dan melayani para pemudik.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memanfaatkan transportasi laut dengan tertib serta mengikuti aturan keselamatan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat hingga tujuan.

Sementara itu, puncak arus mudik di Pelabuhan Batulicin diprediksi terjadi mulai 17 Maret hingga sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun demikian, terdapat fenomena berbeda pada musim mudik tahun ini. Secara nasional, jumlah pemudik diperkirakan mengalami penurunan sekitar 1,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Anggiat menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kondisi ekonomi masyarakat yang masih cukup menantang.

Selain itu, jarak waktu antara libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan Lebaran tahun ini dinilai cukup dekat. Kondisi tersebut turut memengaruhi daya beli masyarakat sehingga minat untuk melakukan perjalanan mudik diperkirakan sedikit berkurang.

Meski secara keseluruhan diprediksi mengalami penurunan, pihak KSOP Kotabaru-Batulicin tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang di waktu tertentu. Pengawasan dan pemantauan akan dilakukan secara intensif sejak awal peningkatan arus penumpang hingga masa puncak mudik.

Dengan adanya posko terpadu ini, diharapkan koordinasi antarinstansi dapat berjalan dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara optimal.

KSOP juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan demi memastikan keamanan, kenyamanan, serta keselamatan para penumpang selama periode mudik Lebaran berlangsung.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam memberikan jaminan pelayanan transportasi laut yang aman dan tertib, sehingga masyarakat yang memilih pulang kampung melalui jalur laut tetap dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman meskipun di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *