KOTABARU, GK – Mempercepat layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru menerima kunjungan jajaran pimpinan Bank Mandiri Cabang Kotabaru, Rabu (08/04/26).
Pertemuan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi lintas sektor antara layanan pertanahan dan perbankan. Diskusi kedua pihak berfokus pada integrasi layanan yang selama ini sering bersinggungan di lapangan, mulai dari proses roya, pengecekan sertipikat untuk agunan, hingga percepatan layanan peralihan hak.
Dengan komunikasi yang lebih intensif, alur yang sebelumnya terpisah diharapkan dapat berjalan dalam satu ekosistem yang cepat, transparan, dan pasti.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru, I Made Supriadi menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni.

“Kami ingin masyarakat merasakan perubahan. Ketika urusan tanah dan urusan perbankan bisa terkoneksi, waktu masyarakat tidak habis di antrean. Kepastian hukum bertemu kepastian layanan keuangan. Itulah pelayanan prima yang kami tuju,” ujarnya.
Beliau menambahkan, ruang inovasi akan terus dibuka.
“Sinergi dengan Bank Mandiri ini pintu awal. Ke depan, kami dorong digitalisasi bersama, penyelarasan data, hingga pojok layanan terpadu. Prinsipnya satu. Negara hadir memudahkan, bukan menyulitkan. Setiap kolaborasi harus berujung pada kemanfaatan yang nyata bagi warga Bumi Saijaan,” tegas Kepala Kantah Kotabaru.
Pimpinan Bank Mandiri Cabang Kotabaru menyambut baik inisiatif tersebut. Kedua institusi sepakat membentuk tim kecil untuk memetakan titik integrasi layanan, termasuk mekanisme verifikasi dokumen elektronik dan edukasi bersama kepada notaris/PPAT, pelaku UMKM, serta debitur.
Melalui langkah ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmen sebagai instansi yang adaptif dan kolaboratif. Pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat hanya terwujud jika batas-batas sektor dilebur menjadi satu tujuan: memberi kemudahan yang berkelas bagi masyarakat.
Yandi












