Dinkes Kotabaru Hadirkan Layanan Gratis 618 Warga Kunjungi Stan Expo

KOTABARU, GK – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kepulauan.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Erwin Simanjuntak melalui Sekretaris sekaligus Plt. Kabid Yankes, Muhammad Ukas, menuturkan bahwa program Universal Health Coverage (UHC) menjadi tonggak utama dalam memastikan akses kesehatan gratis bagi warga tidak mampu.

“Melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional, masyarakat di perkotaan maupun kepulauan tetap mendapatkan pelayanan tanpa terbebani biaya,” ujar Ukas saat dikonfirmasi awak di ruang kerjanya, Senin (8/6/26)

Selain itu, Dinas Kesehatan juga menggerakkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari SKPD, Kodim, hingga Polres. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan di daerah.

Namun, tantangan masih nyata. Keterbatasan tenaga medis di pelosok, khususnya dokter gigi, menjadi kendala yang terus diupayakan solusinya melalui pengadaan tenaga khusus.

Menjawab dorongan pemerintah pusat, Kotabaru mulai menerapkan digitalisasi layanan kesehatan. Sejumlah puskesmas telah menggunakan sistem antrian online, sementara program telemedicine dan layanan jemput bola tengah diuji coba di beberapa wilayah. Upaya ini diyakini mampu memangkas birokrasi dan mempercepat waktu tunggu pasien.

Disisi lain, Muhammad Ukas juga mengumumkan bahwa pelayanan di pameran expo Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke- 76 kemarin, dari tanggal 1–6 Juni 2026, Dinas Kesehatan membuka stand pelayanan gratis. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah kunjungan tercatat mencapai 618 orang, dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti 584 orang (235 laki-laki dan 349 perempuan).

Menutup keterangannya, Ukas menekankan pentingnya pencegahan penyakit. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan cek kesehatan gratis, tujuan utama kita adalah pencegahan. Jangan menunggu sakit baru berobat, karena akan lebih sulit ditangani,” tegasnya.

Langkah strategis ini menegaskan arah kebijakan Kotabaru: menghadirkan layanan kesehatan yang gratis, modern, dan merata, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Yandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *