KOTABARU – Tragedi tabrakan kapal perenggek Mega Harapan dengan kapal penumpang besi di perairan Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, meninggalkan duka mendalam. Satu nelayan meninggal dunia, sementara seorang lainnya, Gilang (23) warga Hilir, masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PAN, H. Abidin Daeng Mappuji, SE, menyampaikan belasungkawa yang penuh haru atas musibah ini.
“Sebagai warga yang memahami kehidupan masyarakat pesisir Hilir Muara, saya sangat terpukul. Kehilangan nyawa dan penderitaan keluarga korban adalah luka yang paling menyayat. Saya berdoa agar keluarga diberi ketabahan, dan pencarian terhadap saudara Gilang segera membuahkan hasil,” ucap H. Abidin saat dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp, Jumat (19/6/26).
H. Abidin mengapresiasi kerja keras tim SAR, TNI AL, Polairud, serta nelayan yang bahu-membahu melakukan pencarian. Ia menekankan pentingnya pencarian maksimal hingga keberadaan korban ditemukan.
“Pencarian harus dilakukan tanpa henti dan terkoordinasi. Kepastian keberadaan saudara Gilang adalah hak keluarga yang harus kita perjuangkan bersama,” tegasnya.
Menurutnya, tabrakan ini harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap sistem keselamatan pelayaran di Kotabaru.
“Kita perlu mengkaji apakah ada kelalaian, lemahnya pengawasan, atau kekurangan dalam penerapan aturan keselamatan laut. Jangan sampai tragedi memilukan seperti ini terulang kembali,” ungkapnya.
H. Abidin menegaskan komitmennya memperjuangkan peningkatan keselamatan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.
“Saya akan mendorong pengusutan kejadian ini secara transparan. Kepentingan masyarakat pesisir adalah prioritas yang tidak boleh diabaikan. Keselamatan laut harus ditegakkan demi masa depan nelayan Kotabaru,” pungkasnya dengan penuh haru.
Yandi












