KOTABARU, GK – Upaya mendukung program nasional Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Kotabaru. Konsistensi tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya peringkat kedua sebagai Polres terbaik dalam pengelolaan program ketahanan pangan se-Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2026.
Kapolres Kotabaru AKBP Ade Harri Sistriawan melalui Kabag SDM Polres Kotabaru, Kompol Machmoud Terryadi, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari strategi konsolidasi SDM yang mampu menggerakkan seluruh personel hingga ke tingkat polsek.
“Setiap polsek diwajibkan menanam minimal tiga hektar lahan jagung. Hasil panen kemudian diupayakan masuk ke Bulog. Alhamdulillah, di wilayah kecamatan Hampang menjadi sentra jagung yang mampu menyuplai kebutuhan tersebut. Semua kegiatan dipantau melalui analisa dan evaluasi mingguan, baik di tingkat Polres maupun Mabes,” ujar Kompol Machmoud saat dikonfirmasi awak media melalui via telepon, Sabtu (19/9/26)
Menurutnya, keberhasilan Polres Kotabaru ditopang oleh disiplin laporan harian dari setiap polsek ke Posko Polda, serta kerja sama erat dengan kelompok tani. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian Kotabaru.
“Kami rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kotabaru, mulai dari penyediaan bibit hingga rencana penanaman di lahan Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, saat musim hujan nanti. Kolaborasi ini menjadi faktor penting yang membuat program ketahanan pangan berjalan efektif,” jelasnya.
Meski menghadapi tantangan musim kemarau yang membatasi penanaman, Polres Kotabaru tetap konsisten menjaga semangat personel melalui reward dan penghargaan.
“Pak Kapolres akan memberikan penghargaan kepada seluruh personel dan polsek yang aktif dalam program ini. Harapannya, semangat anggota semakin meningkat sehingga ketahanan pangan di Kotabaru terus terjaga,” tutupnya Kompol Machmoud.
Rilis.












