BATULICIN, genpikalsel.com – Seiring dengan kemajuan tekhnologi penyaluran pupuk bersubsidi kini mulai dilakukan dengan sistem online, untuk itu
PT. Batulicin Jaya Utama (BJU) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar sosialisasi implementasi aplikasi I-Pubers.
Jumat ( 23/6/2023) di kantor PT. Batulicin Jaya Utama, Jalan Manggis, Kecamatan Batulicin.
Dalam sosialiasi ini mengundang 18 kios pupuk bersubsidi dibawah binaaan PT. Batulicin Jaya Utama.
Direktur PT. Batulicin Jaya Utama, Achmad Marlan melalui Koordinator pupuk Muhammad Hasyim d mengatakan, 18 kios binaaan PT. Batulicin Jaya Utama
sengaja dikumpulkan untuk menyampaikan perintah Kementerian Pertanian untuk melaksanakan sosialisasi implementasi aplikasi I-Pubers.
Yang mana sebelumnya lanjut Muhammad Hasyim, agar menerapkan aplikasi I – Pubers, setelaah ada perubahan transisi dari I-Pebers ke I-Pebers ada beberapa item yang harus ditekankan oleh distributor ke kios, termasuk masalah penyaluran pupuk, bagaimana caranya agar tepat sasaran ke petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi.

“Makanya dari Kementan mengatakan agar mensosialisasikan hal ini. Saya bangga dan mengakui dengan kepemimpinan pak Marlan sebagai direktur PT BJU yang saat ini dipimpin beliau, karena berkat dukungan support beliau termasuk kegiatan acara yang sudah kita jalankan berjalan sukses,” ujar Muhammad Hasyim menerangkan di ruang kantor PT. BJU Tanbu yang kini berada di Jalan Manggis Batulicin.
Dia menjelaskan, bahwa PT. BJU ini juga sebelumnya telah melaksanakan kegiatan acara sosialisasi yang sebelumnya namanya aplikasi rekan kios, aplikasi rekan kios itu adalah implementasi aplikasi yang dipakai pihak kios pada saat penerimaan pupuk bersubsidi.
“Setelah menerima pupuk bersubsidi di rekan kios kemudian PT BJU yang mempunyai Aplikasi rekan Resibutor, dari rekan Resibutor kita entri untuk melakukan penyaluran pupuk bersubsidi ke rekan kios, hingga tersistem secara otomatis,” paparnya.
“Jadi semoga kegiatan sosialisasi hari ini bisa menjadikan 18 kios binaan PT BJU bisa menerapkan aplikasi tersebut sehingga pada saat penjualan pupuk bersubsidi bisa tepat sasaran,” demikian pungkasnya.[joni]












