KOTABARU, GK – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas wilayah di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam wawancaranya, Kepala Kesbangpol Kotabaru, H. Akhmad Rajudinoor yang biasa disapa dipanggil akrab dengan sebutan nama H. Annur. Ia menilai media sosial kini menjadi tantangan besar dalam menjaga persatuan masyarakat.
“Media sosial seringkali memicu konflik. Ketahanan masyarakat dalam memfilter informasi masih lemah, sehingga mudah menimbulkan keresahan,” ungkap H. Akhmad Rajudinoor saat dikonfirmasi awak media Genpikalsel, pada Kamis (20/11/25)
Untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman, Kesbangpol aktif menggerakkan forum bentukan pemerintah di tingkat akar rumput. Salah satunya adalah Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang beranggotakan perwakilan dari seluruh suku di Kotabaru.
“Forum ini menjadi wadah strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan, sekaligus ruang dialog untuk meredam potensi gesekan sosial sejak dini,” tuturnya
H. Annur menekankan bahwa FKDM bukan sekadar forum formal, melainkan sarana nyata untuk membangun komunikasi lintas budaya dan memperkuat rasa kebersamaan di masyarakat.
Kesbangpol juga menaruh perhatian besar pada generasi muda, khususnya pemilih pemula. Baru-baru ini, pihaknya menggelar sosialisasi politik di Hotel Grand Surya dengan melibatkan mahasiswa dan pelajar.
“Generasi muda harus melek politik. Gen Z sering menerima informasi dengan cara berbeda, kadang normatif, kadang lebih pada persepsi,” jelas H. Annur.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, sehingga anak muda Kotabaru tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor penting dalam proses demokrasi.
Menutup keterangannya, H. Akhmad Rajudinoor menyampaikan optimisme terhadap masa depan Kotabaru. Ia yakin daerah ini akan semakin maju, baik dari sisi demokrasi maupun kecerdasan masyarakat.
“Aku yakin Kotabaru ini maju daripada tahun-tahun sebelumnya. Termasuk kehidupan berdemokrasinya tambah maju, masyarakatnya tambah cerdas,” ujarnya penuh keyakinan.
Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah akan tercapai jika masyarakat mampu menjaga dua hal utama yaitu menjauhi narkoba dan meningkatkan iman serta takwa.
“Kuncinya, jauhi narkoba dan tingkatkan iman serta takwa. Dua hal itu Insya Allah akan membawa Kotabaru ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Yandi












