HSS, GK – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah yang digelar di Aula Ramu, Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Rabu (28/1).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab HSS untuk memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan sesuai dengan perencanaan dan penganggaran yang telah ditetapkan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten HSS, H. Zulkifli, S.Sos., M.AP, Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten HSS Sar Ifansyah, SSTP., M.Si, Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah (TPPEPD), para kepala puskesmas se-Kabupaten HSS, pimpinan rumah sakit daerah, lurah, hingga perwakilan BPR dan PT Tirta Amandit Perseroda.
Sebelumnya,.kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP. Dalam pelaksanaannya, Pemkab HSS menggandeng TPPEPD yang terdiri dari akademisi dan praktisi lintas bidang, yakni Dr. H. Hamdi, SE., MM, Dr. Diny Mahdany, SH., MH, Wagimin, SP.,MM, serta Adi Perdana, A.Md.,ST.
Pendampingan dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, tim pakar melakukan evaluasi dan pendampingan terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab HSS.
Sementara pada hari kedua, pendampingan difokuskan pada unit-unit pelayanan publik dan lembaga strategis, seperti puskesmas, RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, RSUD Daha Sejahtera, kelurahan, BPR, serta PT Tirta Amandit (Perseroda).
Dalam pendampingan tersebut, tim pakar menyoroti aspek perencanaan dan penganggaran, sekaligus menilai capaian pelaksanaan pembangunan yang telah berjalan. Evaluasi ini diharapkan mampu memperkuat kualitas program, meningkatkan efektivitas anggaran, serta mendorong pelayanan publik yang lebih optimal.
Melalui keterlibatan para pakar, Pemkab HSS menegaskan komitmennya agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis kajian akademik dan solusi praktis atas permasalahan di lapangan. Hasil pendampingan dan evaluasi ini nantinya akan disampaikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Sumber: Kominfo HSS












