NASIONAL, GK – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kunci dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Dalam forum ekonomi global tersebut, Presiden memaparkan arah pemikiran ekonomi nasional serta capaian konkret pemerintahan pada tahun pertama, yang dikenal dengan konsep Prabowonomics.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti situasi global yang tengah diwarnai ketidakpastian dan berbagai tantangan geopolitik.
Ia menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas merupakan fondasi utama bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran dunia.

“Sejarah mengajarkan kita bahwa perdamaian dan stabilitas adalah aset kita yang paling berharga. Perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat utama untuk pertumbuhan dan kemakmuran. Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian,” ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari unggahan akun resmi Sekretariat Kabinet RI di Facebook.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa stabilitas dan perdamaian yang selama ini terjaga di Indonesia bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari pilihan kebijakan yang konsisten. Indonesia, menurut Presiden, senantiasa mengedepankan persatuan nasional serta kerja sama dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan global.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan prioritas serta program-program strategis pemerintahannya ke depan. Pidato di WEF 2026 ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia sebagai mitra global yang stabil, inklusif, dan terbuka untuk tumbuh bersama, dengan pembangunan manusia sebagai inti dari strategi ekonomi nasional.












