KOTABARU, GK – Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kotabaru terus berinovasi memperkuat layanan dan sosialisasi pajak demi meningkatkan kepatuhan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan di berbagai sektor.
Kepala Bapenda Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, menegaskan bahwa pemutakhiran data wajib pajak menjadi prioritas utama.
“Data yang akurat akan memudahkan proses pemungutan, baik bagi wajib pajak baru maupun yang sudah lama terdaftar,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Selain pemutakhiran data, Bapenda juga mendekatkan layanan ke masyarakat. Salah satunya dengan membuka pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kantor Bupati Kotabaru saat apel pagi di hari Senin.
“Pegawai bisa langsung menunaikan kewajiban tanpa harus datang ke kantor. Alhamdulillah, banyak yang memanfaatkan layanan ini,” jelas Sonny.
Menjelang akhir tahun, Bapenda kembali melakukan pendataan objek pajak agar seluruh data tetap valid. Sosialisasi batas akhir pembayaran PBB pada 31 Agustus juga terus digencarkan agar masyarakat tidak terlambat.
Untuk memperkuat koordinasi, Bapenda juga mengundang 22 camat beserta petugas pemungut pajak dalam rapat bersama.
“Tujuannya menyamakan langkah agar penerimaan pajak daerah optimal melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak,” tambahnya.
Sonny menegaskan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk nyata pembangunan. Arah kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru difokuskan pada tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Program nyata yang telah berjalan meliputi Kotabaru Cerdas untuk pendidikan, peningkatan layanan puskesmas, pembenahan RSUD Sengayam, pembangunan RSUD Stagen, serta rencana pendirian rumah sakit pesisir di Tanjung Lalak.
Selain itu, Pemerintah Daerah juga gencar melakukan perbaikan dan pembangunan jalan di berbagai wilayah guna memperkuat akses masyarakat.
Di akhir wawancara, Sonny mengajak ASN menjadi teladan dalam membayar pajak.
“ASN adalah motor penggerak. Karena itu kami hadirkan layanan pembayaran saat apel Senin pagi agar ASN bisa memberi contoh kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap masyarakat dan dunia usaha terus mendukung pembangunan daerah.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Mari bersama-sama membangun Kotabaru melalui kepatuhan membayar pajak,” pungkasnya.
Yandi












