Kodim 1004 Kotabaru Tuntaskan 100 Persen Pembagunan Jembatan Gantung Desa Limbungan

Kodim 1004 Kotabaru sukses merampungkan 100 persen pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Limbungan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Foto: Istimewa.

KOTABARU, GK – Kodim 1004 Kotabaru sukses merampungkan 100 persen pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Limbungan, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Infrastruktur vital yang merupakan program bakti sosial Pemerintah Pusat ini kini telah diserahterimakan kepada pemerintah desa guna memperlancar akses pendidikan dan konektivitas ekonomi warga.

Demi menjaga kelancaran dan keselamatan warga selama masa konstruksi, Kodim 1004 Kotabaru mengambil langkah taktis dengan tidak membongkar jembatan lama terlebih dahulu.

Hal ini disampaikan Komandan Kodim 1004 Kotabaru, Letkol Inf Muhammad Taufik Akbar, S. E., melalui Pasi Intel, Kapten Czi. Noor Widayat pada saat dikonfirmasi awak media, Selasa (114/7/26).

Secara teknis, Kapten Czi. Noor Widayat menjelaskan, bahwa pembangunan jembatan gantung ini juga memerlukan presisi tinggi yang bertumpu pada kekuatan bentang kawat seling baja (steel wire rope). Oleh karena itu, pengerjaannya dipercayakan penuh kepada tenaga spesialis demi menjamin keamanan struktur.

Foto: Ist.

Perjalanan selama dua bulan masa pembangunan tidak dilalui dengan mudah. Cuaca ekstrem menjadi musuh utama di lapangan. Hujan lebat yang mengguyur tanpa henti sempat memicu banjir selama tiga hari berturut-turut, bahkan merendam tenda serta material.

Selain faktor alam, tantangan logistik juga menguji mental para prajurit. Akses jalan poros Hampang menuju titik lokasi di Desa Limbungan berjarak sekitar 3,5 kilometer dengan medan yang lumayan berat.

“Namun, berkat dedikasi tinggi dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, seluruh kendala berhasil diatasi tanpa hambatan berarti,” tuturnya

Jembatan gantung ini dirancang untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Kodim 1004/Kotabaru mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan fasilitas ini dan tidak melintaskan kendaraan roda empat agar usia pakainya dapat bertahan lama.

“Kami titip jembatan ini kepada warga. Mari kita jaga bersama, karena ini adalah hasil kerja bersama dan untuk kepentingan bersama,” pesan Kapten Noor Widayat dengan tegas dan penuh harapan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Ke depan, Kodim 1004/Kotabaru berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mengusulkan program infrastruktur serupa, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih membutuhkan konektivitas.

Yandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *