KOTABARU, GK – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Bapperida menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, dengan tema “Penguatan Investasi dan Perekonomian melalui Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas.”
Acara yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Bapperida ini dihadiri oleh Bupati H. Muhammad Rusli melalui Wakil Bupati Syairi Mukhlis, Sekda Eka Saprudin, Kepala Bapperida Ir. Rurien Srihardijanti, Ketua DPRD Hj. Suwanti, jajaran Forkopimda, perwakilan Pemprov Kalsel, kepala SKPD, camat, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat.
Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, menegaskan bahwa Musrenbang adalah forum penting untuk menyinergikan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan. DPRD telah merangkum 2.831 usulan pokok pikiran yang mencakup sektor ekonomi, pembangunan manusia, serta infrastruktur.
Wakil Bupati Syairi Mukhlis menekankan pentingnya investasi sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Kita harus menciptakan iklim investasi yang kondusif, dengan kemudahan perizinan, kepastian hukum, dan jaminan keamanan. Hal ini akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain investasi, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Dengan panjang jalan kabupaten mencapai 1.200 kilometer, pemerintah menekankan perlunya prioritas sesuai kemampuan anggaran. Di bidang SDM, isu stunting yang masih berada di angka 23,2 persen menjadi fokus penanganan terpadu lintas sektor.
Forum ini juga menghadirkan paparan dari Bappeda Provinsi Kalsel, DPMPTSP, Bapperida Kotabaru, Badan Pendapatan Daerah, serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Materi mencakup arah kebijakan pembangunan, strategi investasi, peningkatan pendapatan daerah, hingga pengembangan tenaga kerja.
Musrenbang RKPD 2027 diikuti sekitar 170 peserta dari berbagai unsur, termasuk akademisi, organisasi masyarakat, perempuan, dan pemuda. Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Kotabaru memberikan penghargaan kepada kecamatan terbaik dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan 2026, dengan Pulau Laut Barat meraih peringkat pertama, disusul Kelumpang Tengah dan Sampanahan.
Musrenbang ini juga diharapkan menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, realistis, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Kotabaru.
Yandi












