KOTABARU, GK – Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke-80, Polres Kotabaru menggelar gerakan pangan murah yang dipusatkan di halaman Sanika Satyawada, Mapolres Kotabaru, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut mendapat antusias dari masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Warga dari berbagai kalangan memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, beras, minyak goreng, gula, dan telur menjadi komoditas yang paling diminati.
Kapolres Kotabaru, AKBP M. Doly Tanjung mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
“Kami ingin memastikan Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial,” ujar orang nomor satu di kepolisian Polres Kotabaru ini.

Selain pasar murah, Polres Kotabaru juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan lain, seperti donor darah, anjangsana kepada tokoh masyarakat dan ulama, kegiatan olahraga, serta eksibisi mobile Legends yang melibatkan generasi muda.
Kapolres berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik.
Sementara, di tengah rangkaian kegiatan sosial, Kasatreskrim Polres Kotabaru AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, S.Tr., juga menegaskan bahwa jajaran Satreskrim tetap fokus pada penegakan hukum, khususnya menangani kasus-kasus menonjol yang menjadi perhatian publik.
Ada beberapa kasus menonjol di wilayah Kotabaru saat ini sedang ditangani dengan serius, sebagai bagian dari komitmen Polres dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Kami saat ini tengah menangani sejumlah perkara besar yang berdampak langsung pada masyarakat Kotabaru. Setiap kasus kami tangani dengan penuh keseriusan, karena keadilan tidak boleh tertunda,” ungkapnya
Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi semangat baru bagi Satreskrim untuk bekerja lebih cepat, tegas, dan transparan.
“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan profesional. Bagi kami tidak ada perkara yang terabaikan, setiap langkah kami adalah wujud nyata pengabdian Polri untuk menjaga rasa aman dan kepercayaan publik,” pungkasnya dengan tegas.
Yandi












